Sandinews.com–Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tanggamus mencatat realisasi perolehan pendapatan pajak daerah per 27 Oktober 2025 sudah tembus Rp. 41,9 miliar, atau tepatnya sebesar Rp. 41.961.575.457 dari target Rp. 52 miliar.
Plt Kepala Bapenda, Maradona, mengatakan persentase perolehan pajak daerah telah mencapai angka 80,69 persen dari target yang ditetapkan sebesar 90 persen.
Sementara, realisasi perolehan pendapatan asli daerah (PAD) yang berasal dari perangkat daerah dan kecamatan per hari ini sudah mencapai Rp. 90,5 miliar atau tepatnya Rp. 90.550.630.43 dari target Rp. 130.072.437.270.
Dia bilang, persentase perolehan PAD baru mencapai 69,62 persen dari target 100 persen.
“Alhamdulillah, pendapatan pajak daerah yang menjadi tugas kewenangan Bapenda sampai dengan hari ini sudah terealisasi sebesar Rp. 41,9 miliar dengan perolehan persentase 80,69 persen dari target 90 persen yang ditetapkan,” katanya, Senin (27/10/2025).
“Kalau pendapatan PAD dari perangkat daerah yang mempunyai beban target PAD, dan kecamatan baru 69,62 persen dengan realisasi sebesar Rp. 90 miliar dari target Rp. 130 miliar,” tambahnya.
Maradona mengaku optimis dapat memenuhi target pendapatan pajak daerah yang menjadi kewajibannya di akhir tahun nanti.
Sedangkan untuk target perolehan PAD, dirinya tidak berani menjamin karena tergantung dengan perangkat daerah dan kecamatan.
“Kalau pajak daerah wewenang Bapenda, InsyaAllah, saya optimis bisa capai target,”
“Kalau pencapaian target PAD kembali ke perangkat daerah dan kecamatan karena wewenang mereka. Bapenda tidak berani mengatakan bisa atau tidaknya tercapai karena bukan wewenang kami sepenuhnya,” ujarnya.
Diungkap dirinya, agar target realisasi PAD bisa tercapai 100 persen, pada setiap akhir bulan selalu digelar rapat koordinasi monitoring dan evaluasi pencapaian realisasi PAD.
Kata Maradona, rapat itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, selaku ketua tim monitoring, dan dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah yang memiliki beban tanggungan PAD, beserta camat.
Dia bilang, rapat yang digelar di ruang rapat utama setdakab hanya berfokus tentang upaya meningkatkan pendapatan daerah.
“Tujuan rapat akhir bulan itu untuk peningkatan pendapatan daerah dan juga evaluasi pencapaian PAD agar pendapatan daerah bisa maksimal,” ungkapnya.
Adapun untuk pendapatan daerah tahun depan, dia memastikan bahwa target perolehan pendapatan daerah bakal mengalami kenaikan. Seberapa besarannya, dia bilang masih menunggu ketok palu DPRD.
Dengan penuh kesungguhan dirinya menyatakan bakal siap berupaya secara maksimal untuk merealisasikan target yang akan dibebankan padanya.
“InsyaAllah, kalau nanti Pagu pendapatan 2026 sudah ditetapkan, Bapenda akan berupaya dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder agar target yang diberikan bisa 100 persen tercapai,”
“Kami menyadari tidak bisa sendiri dan harus dibantu. InsyaAllah, kami akan berupaya maksimal untuk merealisasikannya,” pungkasnya. (Denny)











