Lantik 47 Kepsek, Bupati Tanggamus: Enam Bulan Tidak Memenuhi Harapan, No! Exit Disitu

  • Share
Foto: Ist

Sandinews.com–Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, menegaskan tidak ada praktik jual beli jabatan dalam proses pengangkatan guru menjadi kepala sekolah.

Ia mengingatkan seluruh ASN, baik guru maupun bawahannya di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta BKPSDM, untuk tidak mencoba-coba melakukan hal tersebut.

“Saya serius dalam hal ini. Saya wanti-wanti, jangan sampai ada permainan uang. Mau jadi kepala sekolah pakai duit, mau pindah pakai duit. Jangan, satu rupiah pun saya tidak akan toleransi,” tegas Saleh usai melantik 47 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP, di Ruang Rapat Utama Setdakab Tanggamus, Jumat (16/10/2026).

Sebagai pimpinan, Saleh memastikan bakal mengevaluasi para bawahannya, termasuk kepala sekolah, secara berkala setiap enam bulan.

Ia menyatakan tidak memiliki keraguan, serta tidak segan maupun takut kepada siapa pun. Jika selama masa evaluasi enam bulan ke depan mereka tidak memenuhi syarat yang diharapkan, ia menegaskan bahwa tidak akan ada jalan keluar bagi mereka.

“Enggak ada yang saya segani, enggak ada yang saya takuti. Kalau memang enam bulan itu tidak memenuhi persyaratan seperti apa yang saya harapkan, no! Exit disitu,” sergahnya.

Bupati Jalan Lurus juga menginstruksikan BKPSDM dalam menempatkan pejabat sesuai orientasi kompetensi, the right an in the right place.

“Integritas, kebutuhan organisasi, dan kebutuhan organisasi dan peningkatan mutu pendidikan sesuai yang ada. Jadi, tolong terapkan kebutuhan itu,” pungkasnya. (Denny)

Baca Juga  Timnas Day! Wakil Ketua DPRD Tanggamus Prediksi Timnas Indonesia Raih Kemenangan Atas Bahrain
  • Share