Plt Kadis DKPTPH Tanggamus : Jangan Beli Gabah Petani Dibawah Harga Rp. 6.500

  • Share
Plt Kadis DKPTPH Tanggamus, Herimansyah. Foto (Denny)

Sandinews.com–Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp. 6500/kg untuk Gabah Kering Panen (GKP) dengan segala kualitas di tingkat petani.

Ketetapan itu, diatur dalam Keputusan Kepala Bapanas Nomor 14 Tahun 2025 Tentang Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras.

Plt Kepala DKPTPH Tanggamus, Herimansyah, mengatakan setelah terbitnya keputusan tersebut, tidak boleh lagi Perum Bulog, dan tengkulak menyerap GKP dibawah harga Rp. 6.500.

Jika ditemukan ada serapan GKP dibawah harga yang telah ditetapkan, dia meminta petani untuk tidak segan melapor.

“Lapor ke dinas, petani jangan takut. Tidak boleh Perum Bulog, dan tengkulak, serap gabah kering dibawah harga,” katanya, Jum’at (7/11/2025).

Menurut Herimansyah, masih ditemukan beberapa kasus di wilayah kerjanya tengkulak membeli gabah petani dibawah Rp. 6.500.

Mendapati temuan itu, dirinya segera bertindak cepat dengan memanggil petani dan menyuruh tengkulak untuk membayar sisa kekurangan harga.

“Ada kasus di beberapa kecamatan beli gabah kering petani dibawah harga yang telah ditetapkan,”

“Kemudian, saya panggil petaninya dan saya minta supaya tengkulak memberikan sisa kekurangan pembayarannya ke petani,” ujarnya.

Herimansyah pun mengingatkan kepada para tengkulak di Tanggamus untuk tidak ada lagi yang berani membeli gabah kering petani dibawah harga yang ditetapkan.

Dia bilang, jika ada tengkulak yang membandel maka konsekuensinya harus membayar sisanya ke petani.

“Tengkulak harus beli gabah kering petani sesuai aturan. Tidak boleh beli dibawah harga,” tegasnya.

“Kalau masih ada tengkulak yang beli tidak sesuai harga Bapanas, harus membayar sisanya ke petani. Wajib,” pungkasnya. (Denny)

Baca Juga  Geger! Warga Pekon Tanjungan Ini Ditemukan Tewas di Kolam Kebun
  • Share