Ketua Fraksi PDI-P Tanggamus : Dampak Utang Membuat APBD Terbebani

  • Share
Ketua Fraksi PDI-P DPRD Tanggamus, Didik Setiawan. Foto (Denny)

Sandinews.com–Ketua Fraksi PDI-P DPRD Tanggamus, Didik Setiawan, menyoroti niatan pemerintah setempat yang ingin mengambil pinjaman ke PT Bank Lampung sebesar Rp. 65 miliar tahun depan.

Didik bilang, dampak yang akan ditimbulkan dengan adanya niat tersebut membuat struktur APBD akan terbebani dengan yang namanya utang.

“Dampak utang pasti membebani APBD,” katanya, Senin (20/102025).

Diungkap Didik, tujuan pemkab berutang ke Bank Lampung adalah untuk membangun infrastruktur.

Idealnya, kata dia, dampak pembangunan infrastruktur terhadap perekonomian masyarakat harus lebih besar dari nilai utang.

Ekonomi warga, sambungnya, harus meningkat dengan adanya infrastruktur yang dibangun dari biaya utang.

Sebab itu, dia sangat menekankan agar eksekutif sebelum menjalankan niatan tersebut dapat terlebih dahulu melakukan studi kelayakan.

“Setiap niatan harus ada feasibility study atau studi kelayakan. Tugas DPRD mendorong pemda agar menjalankan feasibility study,”

“Pembangunan infrastruktur harus berdampak pada peningkatan ekonomi. Idealnya seperti itu,” ujarnya.

Kendati begitu, dia menyadari bahwa hal itu tidak bisa dihitung secara bisnis yang modal dan keuntungannya bisa ditakar.

Secara diplomatis Didik berujar, niatan pemkab membangun infrastruktur meski biayanya dari pinjaman patut diberikan apresiasi sebagai wujud kehadiran dan kepedulian pemerintah ke masyarakat.

“Tujuan pembangunan infrastruktur tidak bisa dihitung bisnis. Keluar sekian dapet sekian. Tapi sebagai wujud kehadiran pemerintah. Kepedulian pemerintah ke masyarakat,”

“Mudah-mudahan tidak keluar dari kerangka dan tujuan idealnya. Kalau keluar, silahkan lapor ke DPRD,” pungkasnya. (Denny)

Baca Juga  Sambang Duka, Bhabinkamtibmas Polsek Kota Agung Takziah ke Rumah Warga Pekon Teratas
  • Share