Sandinews.com–Anggota Komisi III DPRD Tanggamus, Hilman, mendorong Dinas PUPR setempat, agar lebih selektif dalam memilih kontraktor pelaksana proyek.
Ia menekankan Dinas PUPR, agar dapat memprioritaskan kontraktor profesional dan berpengalaman supaya mutu dan kualitas infrastruktur yang dibangun dapat lebih terjamin.
“Sesuai branding Jalan Lurus, semuanya harus lurus. Dinas PUPR harus bisa mengakselerasi budaya kerja jalan lurus,”
“Standar mutu proyek harus jelas dan dilaksanakan oleh orang-orang berpengalaman yang bermutu,” kata Hilman, Senin (22/9/2025).
Dirinya juga meminta Dinas PUPR, sebelum pelaksanaan proyek agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan DPRD. Tujuannya, supaya wakil rakyat dapat menyelaraskan infrastruktur yang akan dibangun dengan masyarakat setempat.
Menurut Hilman, selama ini Dinas PUPR Tanggamus, tidak pernah sekalipun mempraktikkan hal itu.
Setiap ada pelaksanaan proyek, katanya, masyarakat tempatan tidak pernah diberitahu. Bahkan, anggota DPRD sendiri tidak pernah mengetahui jadwal pelaksanaan pembangunan, sehingga tidak ada upaya pengawasan dalam pengerjaannya.
“Gimana mau mengawasi kalau anggota DPRD, dan masyarakat enggak tahu jadwal pelaksanaannya. Tau-tau jadi,” ujarnya.
Agar hal serupa tidak terjadi lagi, dia meminta Dinas PUPR, dapat mengingatkan setiap kontraktor pelaksana supaya terbuka dengan melaporkan ke kepala desa dan anggota DPRD setempat.
Selain itu, supaya program pembangunan dapat diawasi dengan baik, dia juga menekankan Dinas PUPR agar selalu berkoordinasi dengan para wakil rakyat.
“Orang-orang PUPR ketika melaksanakan kegiatan harus koordinasi dengan DPRD,” katanya.
“Dinas PUPR juga harus memerintahkan kontraktor untuk memberitahu kepala pekon, dan anggota DPRD yang ada di tempatan, sehingga pengawasan dapat berjalan, dan memperoleh hasil kegiatan yang bermutu dan berkualitas baik,” pungkasnya. (Denny)











