Nakes Puskesmas Disebut Main Hp Saat Bertugas, Kepala Dinkes Tanggamus : Reporting dan Recording By Digital

  • Share
Kepala Dinkes Tanggamus, Taufik Hidayat. Foto (by net)

Sandinews.com–Wawancara Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus, Taufik Hidayat, terkait tenaga kesehatan di Puskesmas dianggap masyarakat bermain handphone (HP) saat bertugas.

Sandinews : Bagaimana sikap anda mengenai adanya anggapan dari masyarakat bahwa tenaga kesehatan puskesmas bermain HP saat bertugas?

Kepala Dinkes : Kalau permasalahan itu, kita harus melihat kasus demi kasus, kejadian demi kejadian. Karena di kesehatan ini kan kita dituntut setiap reporting dan recording itu harus by digital.

Bahkan, kita juga sering mendapatkan keluhan dari dari kawan-kawan nakes karena terlalu banyak data yang harus diinput di dalam aplikasi.

Dan, aplikasi itu harus dilakukan sesegera mungkin pada hari itu. Karena enggak ada istilah bulan kemarin diinput sekarang itu enggak akan terekam di pusat.

Dan itu adalah data-data standar pelayanan minimal (SPM) di bidang kesehatan.

Jadi, sekarang sistem pelaporannya itu orang kabupaten, orang pusat tidak menarik data. Semua narasumbernya dari Puskesmas!

Nah, terlepas dari kejadian yang terjadi bahwa kita menuntut kawan-kawan petugas kesehatan untuk menginput semua data.

Sandinews : Ada berapa banyak aplikasi yang harus diinput nakes?

Kepala Dinkes : Banyak banget, masing-masing program ada aplikasinya. Ada aplikasi ASIK, aplikasi sehat dan sebagainya.

Di SPM itu ada beberapa program, Komdat, SIHA, banyak sekali pokoknya aplikasinya itu.

Sandinews : Nakes menggunakan HP atau laptop untuk menginput data?

Kepala Dinkes : Kedua-duanya digunakan yang penting bisa terinput. Karena memang harus diutamakan di hari pelaksanaan.

Sandinews : Nakes bilang mereka pake HP dan kuota pribadi untuk input data?

Kepala Dinkes : Ya, itu mungkin bisa terjadi ya. Karena memang kerjaannya banyak.

Sandinews : Apakah Pemkab tidak menyiapkan laptop dan jaringan Wi-fi di Puskesmas?

Kepala Dinkes : Sebetulnya yang saya pantau di masing-masing Puskesmas ada Wi-fi. Apalagi sekarang semenjak IT menjadi tuntutan untuk pencatatan laporan. Wi-fi itu ada.

Baca Juga  4.193 Tenaga Honorer Tanggamus Terima SK PPPK Paruh Waktu

Sandinews : Apakah ada keinginan Pemkab/Dinkes untuk pengadaan laptop bagi nakes Puskesmas?

Kepala Dinkes : Kalau usulan setiap kali perencanaan pasti ada alat tulis kantor dan sebagainya. Tapi, kembali lagi ke anggaran.

Apalagi di Puskesmas itu anggaran operasionalnya BOK, yang sangat sedikit sekali untuk penyediaan sarana dan prasarana.

Sandinews : Kalau dari pemkab sendiri ada enggak niatan untuk mengadakan laptop bagi nakes?

Kepala Dinkes : Apalagi dari pemda. Pemda itu kan banyak efisiensi. Kita di Dinkes aja masih banyak pribadi yang dipakai kerja. Karena memang keterbatasan anggaran.

Kalau situasi APBD sudah memungkinkan ya memang harus seperti itu. Biar kita kerjanya lebih cepat. (Denny)

  • Share