Sandinews.com–Ketua Komisi III DPRD Tanggamus Zulki Qurniawan mendukung penuh langkah yang dilakukan Bupati Tanggamus Moh Saleh Asnawi dalam pembangunan daerah, khususnya di daerah pemilihan (Dapil) IV Tanggamus, yang mencakup Kecamatan Air Naningan, Pulau Panggung, dan Ulu Belu.
Dia menyatakan siap mengawal berbagai program pembangunan yang akan diarahkan kesana.
“Zulki Qurniawan, Ketua Komisi III DPRD Tanggamus menyatakan sikap untuk mendukung dan mengawal program Bupati Tanggamus Moh Saleh Asnawi. Wabil khusus pembangunan yang ada di dapil saya, dapil empat,” kata Zulki, Rabu (4/6/2025).
Menurut Zulki, Bupati Tanggamus tidak perlu memusingkan soal anggaran biaya pembangunan di Dapil IV Tanggamus.
Pasalnya, kata Zulki, anggaran untuk pembangunan Dapil IV sudah tersedia setiap tahunnya melalui realisasi bonus produksi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).
“Pak bupati dan Pemkab Tanggamus tidak usah pusing-pusing untuk memikirkan anggaran pembangunan di Dapil IV,” kata Zulki.
“Kita semua sudah tahu penyumbang terbesar PAD Tanggamus dari Dapil IV di Kecamatan Ulu Belu, yang mempunyai PT PGE,” tambahnya.
Dia menyebut, realisasi bonus produksi dari PT PGE yang masuk ke kas daerah setiap tahunnya mencapai Rp. 12 sampai 20 miliar.
Ia mengklaim realisasi bonus produksi yang digelontorkan PT PGE menjadi yang terbesar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tanggamus.
“Setiap tahun PT PGE memberikan bonus produksi sebesar Rp. 12 sampai 20 miliar. Maka bayangkan apabila tiap tahun bonus produksi dijalankan sesuai amanat UU nomor 21 tahun 2014 dan Permen ESDM nomor 23 tahun 2017 tentang ketentuan dan peruntukan bonus produksi minimal 60 persennya harus dipulangkan ke wilayah setempat, bisa kita pastikan pembangunan di Dapil IV, Ulu Belu bisa berkesinambungan dan merata,” ujar Zulki.
Dirinya pun meminta agar Pemkab Tanggamus dibawah kepemimpinan Moh. Saleh Asnawi dapat berkomitmen dan konsisten dalam menjalankan regulasi tersebut.
Jangan seperti pemerintahan sebelumnya yang dianggapnya kurang peka dalam mengimplementasikan peraturan yang dimaksud.
“Masih banyak infrastruktur yang terlihat oleh kita seperti jalan dan jembatan yang rusak. Banyak pula pembangunan di Dapil IV yang belum terealisasi,”
” Contohnya, ada beberapa pekon di Ulu Belu yang sama sekali belum tersentuh pembangunan oleh pemkab, seperti Pekon Sinar Banten, Petai Kayu, dan Rejo Sari,” ungkap Zulki.
Dirinya berharap di masa kepemimpinan Moh Saleh Asnawi dan Agus Suranto, dapat mengabulkan segala harapan masyarakat Tanggamus, khususnya di Dapil IV.
“Besar harapan masyarakat agar pak bupati bisa mengabulkan aspirasi masyarakat Tanggamus. Khususnya di dapil saya, dapil IV sebetulnya sudah aman karena anggaran pembangunannya tidak lagi mengganggu APBD,” pungkas Zulki. (Denny)











