Sandinews.com–Harga emas perhiasan 24 karat dengan kadar 95 persen, yang dijual di sejumlah toko perhiasan di Pasar Kotaagung, hari ini Rabu (30/4/2025), sebesar Rp. 1.750.000 per gram.
Harga ini mengalami penurunan dari hari kemarin, Selasa (29/4/2025) yang mencapai harga Rp. 1.800.000 per gram.
Adapun untuk harga emas perhiasan 24 karat berkadar 90 persen, per tanggal hari ini dibanderol sebesar Rp. 1.700.000 per gram.
“Harga emas 24 karat, kadar 95 persen mulai hari ini turun. Harga kemarin Rp. 1.800.000, tapi mulai hari turun Rp. 1.750.000. Kalau untuk emas 24 karat, kadar 90 persen hari ini dijual Rp. 1.700.000 per gram,” kata Wesli, pemilik Toko Emas Anugrah Koto.
Menurut Wesli, terdapat perbedaan signifikan antara emas 24 karat berkadar 95 persen dan 90 persen. Mulai dari harga, sampai tingkat kemurnian dan kandungan emas murni di dalamnya.
Dia menjelaskan, emas 24 karat dengan kadar 95 memiliki kandungan emas murni sekitar 95 persen. Sedangkan, emas 24 karat berkadar 90 memiliki kandungan emas murni sekitar 90 persen.
“Kalau kita beli Emas Antam 10 gram, kemudian dijadikan kalung perhiasan seberat 10 gram, kalau kadar 95 persen masih ada kelebihan sebanyak 5 gram. Sedangkan, kalau dijadikan emas 90 persen, kelebihannya cuma 1 gram. Sehingga, dari kelebihan emas itu masih ada kelebihan modal,” jelasnya.
Dia menyebut, tidak semua toko emas menjual emas perhiasan 24 karat dengan kadar 95 persen. Dia bilang, kebanyakan emas perhiasan 24 karat yang dijual di pasaran hanya berkadar 90 persen.
Untuk wilayah Kotaagung, dia mengatakan hanya terdapat 8 toko emas yang menyediakan emas perhiasan 24 karat dengan kadar 95 persen, yaitu :
- Toko Emas Anugrah Koto.
- Toko Emas SB Jaya
- Toko Emas Kilau Jaya
- Toko Emas Muksin.
- Toko Emas By Fani
- Toko Emas By Fani 2
- Toko Emas Buyung
- Toko Emas Murni.
“Sudah jarang toko emas yang menjual emas perhiasan berkadar 95 persen. Untuk wilayah Lampung, sepengetahuan saya yang paling banyak ya di Kotaagung. Kalau untuk luar daerah, yang banyak itu di Provinsi Bangka, Padang, Riau, dan Jambi,”pungkasnya. (Denny)











