Sandinews.com–Badan Keuangan dan Arsip Daerah (BKAD) menyatakan sistem sewa kendaraan untuk operasional kepala OPD dan camat membuat anggaran belanja lebih efektif dan efisien.
Pelaksana tugas Kabid Aset BKAD, Andrean Nur Pratama mengatakan hal itu akan menguntungkan bagi keuangan daerah ditengah efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah saat ini.
“Sekarang ini kan pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran, kita harus mendukung kebijakannya. Oleh karena itu, sistem sewa lebih efektif dalam pengadaan kendaraan dinas bagi OPD karena akan lebih mengefisienkan anggaran,” kata Andrean, Senin (10/2/2025).
Andrean menuturkan, pengadaan randis baru membutuhkan dana anggaran yang sangat besar. Berbeda dengan randis sewaan yang pengadaannya lebih ekonomis sehingga dapat menghemat anggaran belanja daerah.
Disamping itu, sambungnya, APBD juga tidak akan terbebani lagi dengan adanya anggaran belanja untuk pemeliharaan dan pembayaran pajak kendaraan. Karena kedua pos anggaran tersebut sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan penyedia jasa sewa.
“Kalau mobil sewa kan seluruhnya ditanggung perusahaan, mulai dari urus pajak, perpanjang STNK, perawatan kendaraan, servis suku cadang semuanya mereka. Kita cuma ngeluarin BBM (bahan bakar minyak) doang,”ujar Andrean.
Diungkap Andrean, banyak kendaraan milik Pemkab Tanggamus yang saat ini mati pajak. Tidak hanya itu, sebagian besar randis juga dalam kondisi rusak tidak terawat.
Menurutnya, keadaan ini terjadi karena disebabkan terbatasnya kapasitas keuangan daerah dalam beberapa tahun belakangan.
“Nah, kalau kita menggunakan randis sewaan, Pemkab tidak perlu lagi menganggarkan dana besar untuk biaya perawatan, perbaikan dan sebagainya. Sehingga menghemat penggunaan APBD secara lebih optimal,”tuturnya.
Andrean menyebut, skema sewa randis merupakan metode yang baik dalam pengadaan randis.
Dia menerangkan jika metode ini sudah diterapkan oleh banyak lembaga kementerian, maupun pemerintahan daerah di Indonesia.
“Sudah lumrah, rata-rata di kementerian dan pemerintah daerah baik itu pemprov dan pemkab sudah banyak yang melakukan. Karena memang ini terbukti efektif dan efisien,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Tanggamus berencana akan menyewa 15 unit mobil untuk kendaraan dinas kepala OPD dan camat.
Analis kebijakan fungsional Bagian Umum Setdakab Tanggamus Harmin mengatakan mobil yang akan disewa rencananya merek Toyota jenis Kijang Innova.
“Rencananya begitu, mau sewa 15 unit mobil dinas untuk pejabat esselon II, kadis dan camat,” kata Harmin.
Ditanya soal rincian anggaran sewa randis, Harmin mengaku lupa. Dirinya hanya ingat kalau jangka waktu sewa selama 1 tahun.
“Untuk anggaran sudah ada. Tapi, gak ingat soalnya rincian biaya sewanya ada dalam buku anggaran. Harus dibuka dulu. Tapi, yang pasti masa sewanya selama 1 tahun anggaran. Kalau mau sewa lagi, ya harus dianggarkan lagi di tahun berikutnya,”ungkapnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, rencananya 15 unit kendaraan sewa itu diperuntukkan bagi 6 kepala OPD dan 9 camat.
(Denny)











