Sandinews.com–Supervisor Kantor cabang pembantu (KCP) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung Unit Kotaagung Irvan Gustiawan menyatakan, pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab saldo rekening nasabahnya yang raib secara misterius.
Dijelaskan Irvan Gustiawan, saat ini dirinya sedang berupaya untuk menyelidiki permasalahan tersebut melalui sistem, dan juga berkoordinasi dengan BPD Lampung.
“Belum tau, saya masih mencari di sistem dan melakukan koordinasi dengan Bank Lampung pusat,” kata Irvan Gustiawan, Senin (5/8/2024).
Namun, terdapat kejanggalan dalam pernyataan Irvan selanjutnya. Dimana Irvan mengaku telah melakukan pertemuan dengan Suherli Aceng, nasabah Bank Lampung yang kehilangan saldo dalam rekeningnya. Irvan menyebut pertemuan antara dirinya dan Suherli Aceng berlangsung di KCP Kotaagung pada Senin, (5/8/2024).
Dalam pertemuan itu, Irvan menyarankan kepada Suherli Aceng agar menjaga kode rahasia PIN kartu ATM miliknya.
“Sudah ngobrol, tadi kesini. Saya sampaikan bahwa PIN harus yang bersangkutan saja yang tau,” ujar Irvan.
Pernyataan Irvan tersebut bertolak belakang dengan penuturan Suherli Aceng yang ia sampaikan melalui pesan whatsapp.
Dalam pesan whatsappnya, Suherli mengaku berkomunikasi dengan Irvan hanya lewat sambungan telepon. Dalam percakapannya, Suherli diberitahu oleh Irvan, bahwa berdasarkan hasil penelusuran nomor rekening, hilangnya saldo disebabkan karena adanya aktivitas transaksi melalui ATM.
“Saya udah telponan sama irvan kalau di cek dari nomor rekening saya katanya saya transaksi lewat ATM. Sedangkan saya nggak ngerasa mentranfer,” tulis keterangan whatsapp Suherli. (Denny)











