Usai Pasar Sementara GSG, Lapak Pedagang di Area Masjid Talang Padang Bakal Menyusul Dibongkar

  • Share
Foto : Anggota Sat Pol PP Tanggamus membongkar lapak pedagang di Pasar Sementara di area Gedung Serba Guna (GSG) Talang Padang pada Selasa (21/7/2026). (Ist)

Sandinews.com–Usai dibongkar pada Selasa (21/7/2026), seluruh area pasar sementara di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Talang Padang kini telah ditutupi seng.

“Pasar sementara di sekitar GSG 100 persen sudah dikasih pembatas seng. Akses menuju lokasi ditutup penuh,” kata Kepala Diskoperindag Tanggamus, Andi Dermawan, Kamis (23/7/2026).

Tidak hanya di lokasi tersebut, Andi menyebutkan bahwa lapak pedagang yang berjualan di seputaran Masjid Pasar Talang Padang juga akan dibongkar. Para pedagang pun dikatakannya telah siap untuk direlokasi.

Namun, sebelum pembongkaran dilakukan, para pedagang meminta waktu tambahan serta menuntut komitmen tertulis mengenai kebijakan bebas sewa selama enam bulan di tempat relokasi, yaitu di Pasar Modern Talang Padang.

Menyikapi tuntutan tersebut, Andi menyatakan bahwa Pemkab menerima aspirasi para pedagang. Saat ini, pihaknya sedang menyusun draf komitmen bersama PT Lingga Teknik Utama selaku pengembang Pasar Modern Talang Padang.

“Pedagang di seputaran Masjid siap pindah, tetapi mereka minta bukti tertulis terkait sewa gratis selama 6 bulan. InsyaAllah, pekan depan komitmen tertulis yang diminta oleh para pedagang selesai. Apabila sudah selesai, akan langsung kami sosialisasikan,” ujarnya.

Berdasarkan pendataan, total pedagang dari dua lokasi tersebut yang akan direlokasi ke Pasar Modern Talang Padang mencapai 150 orang.

Andi berujar, khusus bagi mereka, Pemkab Tanggamus dan PT Lingga Teknik Utama memberikan keringanan berupa gratis sewa selama enam bulan. Pada bulan-bulan berikutnya, biaya sewa tidak akan melebihi harga saat mereka berdagang di area GSG dan lingkungan masjid.

“Seharusnya mereka membeli, tetapi Pemkab dan PT Lingga memberikan keringanan. Alhasil, mereka hanya menyewa sesuai dengan kemampuan saat ini,” ujarnya.

“Keringanan itu khusus untuk yang akan direlokasi. Saat ini, sudah ada 60 pendaftar dan 40 pedagang yang sudah memilih tempat hamparan,” tambahnya.

Baca Juga  Herman HN Lantik Pengurus DPD dan DPC Partai Nasdem Tanggamus Periode 2025-2029

Ia menjamin bahwa setelah para pedagang menempati Pasar Modern, mereka tidak akan diusir meskipun statusnya hanya menyewa, selama mereka memenuhi kewajiban sebagai penyewa.

“Meskipun berstatus sewa, mereka tidak akan diusir. Selagi mereka memenuhi kewajiban sewa,” tegasnya.

Menurut Andi, PT Lingga Teknik Utama mengelola Pasar Modern Talang Padang sejak September 2022. Dari total 368 unit yang ada, sebanyak 97 unit telah terjual dan 271 unit masih kosong.

Berikut rincian selengkapnya :

1. Rumah toko (Ruko) 4×8 total bangunan 12 unit.
Harga sewa bangunan Rp520 juta.
Terjual 7 unit.
Kosong 5 unit.

2. Toko ukuran 4×8 total bangunan 34 unit.
Harga sewa bangunan Rp299. 450.000.
Terjual 8 unit.
Kosong 26 unit.

3. Toko ukuran 4×6 total bangunan 8 unit.
Harga sewa bangunan Rp226 juta.
Terjual 3 unit.
Kosong 5 unit.

4. Toko ukuran 3×6 total bangunan 4 unit.
Harga sewa bangunan Rp209. 050.000.
Terjual 1 unit.
Kosong 3 unit.

5. Toko ukuran 4×4 total bangunan 128 unit.
Harga sewa bangunan Rp141. 815.000.
Terjual 54 unit.
Kosong 74 unit.

6. Toko ukuran 4×3 total bangunan 6 unit.
Harga sewa bangunan Rp100. 005.500.
Terjual 3 unit.
Kosong 3 unit.

7. Toko ukuran 3×3 total bangunan 8 unit.
Harga sewa bangunan Rp90. 400.000.
Terjual 3 unit.
Kosong 5 unit.

8. Hamparan total 168 unit, rincian :
*Hamparan tipe A ukuran 3×1, 5 meter total 16 unit.
**Hamparan tipe B ukuran 2×1, 5 meter total 152 unit.
Harga sewa Rp35. 030.000.
Terjual 18 unit.
Kosong 150 unit.

(Denny)

  • Share