Sandinews.com–Sekretaris Dinas Kesehatan Tanggamus Bambang Nurwanto, setuju pengadaan laptop dan handphone (HP) bagi tenaga kesehatan (nakes) puskesmas.
Dia pun berharap kepala puskesmas dapat mengalokasikan kedua barang tersebut dalam Rencana Bisnis Anggaran (RBA) puskesmas tahun depan.
“Kalau dana puskesmas mendukung, kami harapkan di RBA tahun 2026 supaya dimasukkan pengadaan Laptop dan HP,” katanya, Selasa (27/8/2025).
Menurut Bambang, laptop dan HP bisa didanai menggunakan dana Kapitasi, karena termasuk dalam kategori belanja modal.
Terlebih, dia sendiri menganggap bahwa laptop dan HP merupakan sarana utama yang dibutuhkan nakes untuk melakukan perekaman dan pelaporan data ke pusat.
Untuk itu, dirinya mengatakan bakal segera melakukan rapat internal guna membahas persoalan ini.
“Kami akan rapat internal dulu. Kalau memang dianggap perlu dan penting bisa saja. Apalagi ada dorongan Komisi IV. Mudah-mudahan bisa terealisasi tahun depan, minimal laptop,” ujarnya.
Terkait tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang juga menjadi curhatan nakes, Bambang bilang, sejak terbitnya Peraturan Bupati Tanggamus nomor 10 tahun 2025 tentang TPP, nakes ASN tidak bisa lagi mendapatkan TPP dan jasa pelayanan (jaspel) secara bersamaan.
Kata Bambang, nakes ASN harus wajib memilih salah satu diantara keduanya, mau terima TPP atau jaspel.
“Selama ini kan nerimanya dobel. Setelah adanya peraturan Mendagri nomor 15 tahun 2024, dan perbup 10 tahun 2025, sekarang sudah tidak boleh lagi dobel. Harus milih TPP atau jaspel,” ucapnya.
Ikut kata dia, TPP hanya diperuntukkan bagi ASN. Sedangkan jaspel, nakes honorer pun bisa kebagian.
Adapun besaran keduanya, dia katakan nilainya bervariatif tergantung pendapatan dana Kapitasi puskesmas.
“Semenjak keluar aturan itu, enggak boleh lagi nerima dobel. Tapi, kalau nakes di puskesmas rata-rata milih jaspel,” pungkasnya. (Denny)











