Selamat Mbak! Wakil Ketua TP-PKK Tanggamus Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua Forum PUSPA Tanggamus 2026-2028

  • Share
Foto : (Teddi)

Sandinews.com–Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Tanggamus, Yeni Verawati Suranto, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) periode 2026 – 2028.

Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Bupati Agus Suranto di Aula Serumpun Padi, Kecamatan Gisting, Selasa, 1 September 2026.

Hadir dalam acara ini, Asisten III Jon Novri, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Luberto Fabioca, Kepala Kesbangpol, Beni Irawan, Sekretaris Diskominfo Gofir Purwanto beserta perwakilan OPD.

Nampak pula hadir Kabid Data Gender dan Anak dan Partisipasi Masyarakat Dinas PPPA Dalduk Provinsi Lampung, Desmaliya Suhaely dan Ketua Forum Puspa Provinsi Lampung, CH. Yuli Nugrahani.

Pengukuhan kepengurusan Forum PUSPA berdasarkan Keputusan Bupati Tanggamus Nomor: B.327/33/08/2026 tentang Pembentukan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak Kabupaten Tanggamus Tahun 2026 – 2028.

Berikut susunan kepengurusan PUSPA Kabupaten Tanggamus 2026-2028:

Pelindung :
1. Bupati Tanggamus
2. Wakil Bupati Tanggamus

Pengarah : Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus

Pembina : Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tanggamus

Ketua : Yeni Verawati Agus Suranto (Ibu Wakil Bupati Kabupaten Tanggamus)

Wakil Ketua : Sunarmi (Unsur Aisyiyah Kabupaten Tanggamus)

Sekretaris : Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga Dinas PPPA Dalduk dan KB Kabupaten Tanggamus

Wakil Sekretaris : Eni Sapriani (Unsur IBI Kabupaten Tanggamus)

Bendahara : Remi Fitri Marhayani (Unsur Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Kabupaten Tanggamus)

Kesekretariatan : Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tanggamus.

Dalam sambutannya, Ketua Forum PUSPA Tanggamus, Yeni Verawati Suranto, mengatakan bahwa pengukuhan Forum PUSPA Kabupaten Tanggamus menandai dimulainya babak baru dalam upaya penguatan ketahanan keluarga di Bumi Begawi Jejama.

Baca Juga  Mantan Sekretaris Tim 20 : Lahan Eks PT Tanggamus Indah Secara Administratif Milik Negara

Menurutnya, keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat, namun memiliki dampak yang sangat besar. Jika keluarga kuat, maka masyarakat akan kokoh. Jika keluarga resilien, maka bangsa ini akan tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman.

Sebagai ketua yang baru saja dikukuhkan, Yeni menyadari bahwa amanah ini sangat berat namun mulia. Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh elemen Forum PUSPA Kabupaten Tanggamus untuk fokus pada beberapa hal strategis yang telah ia canangkan, yaitu:

1. Optimalisasi Fungsi Pembelajaran
2. Kolaborasi Lintas Sektor
3. Pendampingan Berbasis Data
4. Regenerasi dan Inklusi

Ia pun meminta seluruh pengurus dan anggota Forum PUSPA Tanggamus untuk mampu mengintegrasikan nilai-nilai luhur tersebut dengan konsep parenting modern.

“Jadikan PUSPA Tanggamus sebagai model percontohan yang adaptif, inovatif, dan berpihak pada keluarga,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Agus Suranto mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat kepada pengurus dan anggota Forum PUSPA yang telah dikukuhkan.

Menurutnya, pengurus dan anggota forum yang dikukuhkan memiliki kepedulian terhadap nasib perempuan dan anak-anak Tanggamus.

“Selamat mengabdi dan berkontribusi terhadap nasib dan masa depan perempuan dan anak di Bumi Tanggamus ini,” ucap Mas Agus.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan hari ini berperan penting dalam meningkatkan koordinasi dan sinergi Forum PUSPA. Sebagai mitra pemerintah yang terjun langsung ke masyarakat, forum ini bertugas membantu mempercepat pemberdayaan perempuan, mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengatasi kesenjangan ekonomi, serta menghentikan perdagangan anak.

Kata Mas Wabup, kehadiran forum PUSPA akan membantu pemerintah daerah dalam menyosialisasikan peraturan perundang-undangan terkait masalah yang sering dialami oleh kaum perempuan, mengawasi berbagai kejadian, membantu menyelesaikan masalah, serta memberikan masukan melalui sosialisasi, advokasi, dan pendampingan.

Baca Juga  Kejari Tanggamus Melakukan Restoratif Justice Terhadap Terdakwa Lakalantas di Pekon Sinar Agung

“Seperti kita tahu, kasus kekerasan terhadap
perempuan dan anak termasuk di wilayah Tanggamus masih menjadi tantangan serius, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, hingga perundungan (bullying), termasuk kekerasan berbasis internet atau online yang memerlukan penanganan cepat, terpadu, dan responsif,” ujarnya.

Diakuinya bahwa perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dilakukan secara parsial. Ia menegaskan, diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta keluarga sebagai garda terdepan perlindungan anak.

Menurutnya, pencegahan harus
dilakukan melalui peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan sistem pelaporan, serta pendampingan bagi korban agar mendapatkan perlindungan yang menyeluruh dan bermartabat.

Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh anggota Forum PUSPA untuk bergerak bersama, bersinergi dengan Dinas Sosial, Dinas PPPA Dalduk dan KB, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Kita tidak bisa menutup mata dan telinga terhadap berbagai kasus kekerasan yang terjadi. Mari bergandengan tangan, bergotong royong melakukan sosialisasi hingga ke bawah agar kasus kekerasan dapat dicegah sedini mungkin,” pungkasnya. (Teddy)

  • Share