Jemput Bola Sukses, Kabupaten Tanggamus Resmi Dapat Program Bantuan Pengentasan Kemiskinan Dari BP Taskin

  • Share
Foto: Teddy

Sandinews.com–Bupati Tanggamus, Moh Saleh Asnawi, menerima kunjungan Tenaga Ahli Utama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), H.M Sangaji, di kediamannya, Lamban Bulapis Batang, Talang Padang, Selasa (25/8/2026).

Sangaji datang bersama dua calon investor. Investor pertama berasal dari Tiongkok, yaitu PT Green Energy Investment Consultancy, yang dihadiri oleh Lam Tan Ying, Shuwu Li, dan Tao Li. Adapun PT Titik Terang Solusindo selaku investor kedua, dihadiri langsung oleh Komisaris H. Wahyudi, Deputi M. Fitriyadi, beserta jajarannya.

Sementara itu, sejumlah pejabat OPD di lingkungan Pemkab Tanggamus tampak hadir mendampingi Bupati Jalan Lurus, diantaranya yakni Asisten I Rully Runa Yuda, Asisten II Hendra Wijaya Mega yang kini resmi menjabat Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kaban Bapperida Doni Sengaji Berisang, Sekretaris DPRD Andi Dermawan, serta pejabat terkait.

Turut pula hadir Tenaga Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah, Rusli Shoheh serta Tenaga Ahli Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Kewilayahan Amir Rahayu.

Dalam kunjungannya, Sangaji menyampaikan bahwa Kabupaten Tanggamus resmi mendapatkan program bantuan pengentasan kemiskinan dari BP Taskin. Program tersebut bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan perekonomian masyarakat di sektor perikanan serta perkebunan.

Selain Tanggamus, ia mengatakan program tersebut juga diberikan kepada Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Konawe Selatan di Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan dengan tegas bahwa dari sekian kabupaten yang kami coba untuk mencari kaitan dengan kegiatan investasi di daerah, tiga kabupaten saja yang kami pilih, Tanggamus, Lampung Timur, dan Konawe Selatan,” kata Sengaji.

Ia menyatakan bahwa terpilihnya Kabupaten Tanggamus sebagai penerima bantuan, tidak terlepas dari usaha jemput bola yang dilakukan oleh Saleh Asnawi bersama jajarannya saat berkunjung ke kantor BP Taskin di Jakarta pada pertengahan Juni lalu.

Baca Juga  Bapenda Tanggamus Targetkan Penerimaan Daerah Tahun 2026 Mencapai Rp. 1,6 Triliun

Dirinya berharap program tersebut dapat menjadi percontohan bagi daerah lain dan membawa perubahan nyata, baik dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pajak negara, maupun membuka lapangan pekerjaan baru.

“Harapannya, ada satu perubahan yang terjadi untuk daerah sendiri, ada pemasukan yang bagus untuk pemerintah daerah, ada pajak untuk negara dan ada lapangan pekerjaan untuk saudara saudara kita yang ada di kabupaten,” ujarnya.

Kepala Bapperida Tanggamus, Doni Sengaji Berisang, memaparkan bahwa terdapat lima sektor distribusi terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Tanggamus.

1. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 37,46%
2. Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 12,61%
3. Konstruksi 8,65%
4. Transportasi dan Pergudangan 7,50%
5. Pertambangan dan Penggalian 6,35%

Sementara itu, terdapat 4 pilar agrikultur yang menopang perekonomian Tanggamus pada tahun 2025 yaitu: kopi sebanyak 39.165 Ton, kelapa 21.988, kakao 8.672 Ton dan manggis sebanyak 162.502 kwintal.

Sedangkan dari sektor perikanan, Doni memaparkan bahwa Kabupaten Tanggamus memiliki panjang pantai 202 kilometer dengan dua potensi utama, yaitu perikanan budidaya dan perikanan tangkap.

Menurutnya, perikanan budidaya ikan tambak terbanyak berada di Kecamatan Cukuh Balak sebesar 56.875 ton dan Kecamatan Kota Agung sebanyak 43.493 ton. Adapun jenis ikan yang dibudidayakan berupa ikan bandeng, gurami, lele, mas, nila, rumput laut dan udang Vannamei.

“Sementara untuk perikanan tangkap, terdapat jenis ikan layang, ikan tongkol dan ubur ubur yang menjadi sektor utama Kabupaten Tanggamus dari sisi perikanan tangkap,” paparnya.

“Dari sisi industri kecil dan menengah, Tanggamus memiliki 1.142 usaha. Tapi kalau kita melihat dari posturnya ada 852 bergerak di sektor pangan. Jadi, sektor pangan ini mendominasi dari industri kecil dan menengah Kabupaten Tanggamus sebesar 74,6 persen, sektor jasa hanya 16,1 persen dan sektor kerajinan 7,3 persen,” sambungnya.

Baca Juga  Polsek Kota Agung Ringkus Pelaku Pencurian 2 Printer dan 3 Proyektor di SMA Negeri 1

Doni menambahkan bahwa untuk potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Kabupaten Tanggamus memiliki bendungan Batu Tegi sebagai bendungan terbesar se-Asia Tenggara yang terkoneksi ke Provinsi Sumatera Selatan.

“Pada intinya, untuk pengembangan di sektor pembangkit tenaga listrik kami tidak khawatir. Selain itu, di wilayah sebelah barat di Kecamatan Semaka, ada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang menggunakan aliran sungai sebagai PLTMH,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Saleh Asnawi menyampaikan kepada para investor bahwa ecara geografis dan geologis, Kabupaten Tanggamus terdiri aras lautan, pegunungan, hutan yang luas, serta sungai yang banyak.

Tidak hanya itu, daerahnya juga kaya akan potensi perikanan laut dan darat, serta memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang sangat luas dengan sebagian besar profesi masyarakatnya adalah petani dan nelayan.

“Terdapat lebih dari 50.000 keluarga menggantungkan hidupnya dengan bertani, dan sekitar 6.500 keluarga merupakan nelayan,” kata Saleh.

Selanjutnya, ia menyebut bahwa Kabupaten Tanggamus memiliki komoditas unggulan yang siap di akselerasi melalui kolaborasi investasi, diantaranya yaitu:

1. Bidang Perkebunan: Tanggamus adalah salah satu penghasil kopi robusta terbaik, terdapat juga kakao, serta kelapa yang menjadi penopang ekonomi warga.

2. Bidang Pertanian: Wilayah hilir dan dataran tinggi Tanggamus, sangat potensial untuk komoditas pangan, hortikultura, dan tanaman industri yang bernilai tambah tinggi.

3. Bidang Perikanan: Dengan garis pantai yang
panjang (202 km), dan wilayah pesisir yang kaya akan potensi perikanan tangkap, budidaya laut atau Marikultur (usaha budidaya atau penambakan hewan dan tumbuhan laut)

“Jenis kerja sama atau investasi berbasis energi hijau dan teknologi modern, akan sangat sejalan dengan misi kami yaitu memajukan potensi daerah sekaligus mengentaskan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Tanggamus Gelar Sosialisasi Pencegahan Korupsi, Saleh Asnawi : Komitmen Pemkab Bangun Budaya Integritas Antikorupsi

“Untuk Kerjasama dan Investasi, Kami
berkomitmen memberikan kepastian hukum, kemudahan perizinan, dan iklim investasi yang kondusif bagi para investor,” pungkasnya. (Teddy)

  • Share