Mengenal Nama-nama Putra Rasulullah SAW

  • Share

Sandinews.com—Para ahli tarikh dan hadits sepakat bahwa seluruh putri Rasulullah saw. berjumlah empat orang. Yang terbesar adalah Zainab r.ha., lalu Ruqayyah r.ha., lalu Ummu Kultsum r.ha., dan kemudian Fathimah r.ha.

Sedangkan mengenai putra beliau saw. memang banyak perbedaan pendapat, karena semuanya telah meninggal dunia pada waktu kecil, dan pada waktu itu, orang-orang Arab belum begitu peduli dengan sejarah, sebagaimana sekarang ini.

Pada umumnya, riwayat-riwayat yang terkenal menyebutkan bahwa putra Rasulullah saw. ada tiga. Yaitu, Qasim, Abdullah, dan Ibrahim. Riwayat yang lain menuliskan bahwa anak yang keempat adalah Thayyib dan kelima adalah Thahir.

Ada yang mengatakan bahwa Thayyib dan Thahir adalah nama satu orang. Riwayat lainnya mengatakan bahwa Thayyib dan Thahir adalah nama lain dari Abdullah. Jadi, Rasulullah saw. mempunyai tiga orang anak laki-laki saja.

Semua anak Rasulullah saw. ini, selain Ibrahim, semuanya adalah putra Khadijah r.ha.

1.Qasim r.a.
Diantara anak laki-laki, yang pertama adalah Qasim. Namun ada perbedaan pendapat, apakah Qasim ini lebih tua dari Zainab r.ha. atau lebih muda.

Qasim r.a. meninggal dunia ketika masih kecil. Tertulis bahwa ia meninggal pada usia dua tahun. Riwayat lain menuliskan lebih dari itu atau kurang.

2.Abdullah r.a.
Putra Rasulullah saw. yang kedua adalah Abdullah r.a., yang lahir setelah kenabian. Sehingga namanya juga disebut Thayyib atau Thahir. Ia juga meninggal ketika masih anak-anak.

Meninggalnya Abdullah dan Qasim r.huma. menyebabkan orang-orang kafir merasa gembira karena keturunan Rasulullah saw. telah terputus.

Terhadap hal ini, turunlah ayat Al-Qur’an (Q.s. Al-Kautsar 1-3) yang berbunyi :

اِنَّاۤ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَ 
“Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.”

Baca Juga  Rasulullah Melarang Meminta-minta Kecuali Bagi Tiga Macam Manusia, Begini Nasib Peminta-minta Di Akhirat Kelak

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَا نْحَرْ
“Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).

اِنَّ شَا نِئَكَ هُوَ الْاَ بْتَرُ
“Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).

Orang-orang kafir berkata bahwa jika keturunan Rasulullah saw. terputus, maka nama yang berkah itu akan lenyap. Tetapi, jawabannya adalah bahwa sampai sekarang, nama beliau tetap harus meskipun sudah 1400 tahun berlalu.

3.Ibrahim r.a
Putra Rasulullah saw. yang ketiga adalah Ibrahim r.a., ia lahir setelah Rasulullah saw. hijrah ke Madinah. Yaitu pada bulan Dzulhijjah tahun ke-8 Hijriah.

Ibrahim r.a. adalah putra dari Maria r.ha., bekas hamba sahaya Rasulullah saw. dan merupakan putranya yang terakhir.

Pada hari ke-7 kelahiran Ibrahim r.a. Rasulullah saw. menyembelih dua ekor domba sebagai aqiqah. Juga mencukur rambutnya, lalu ditanam, dan bersedekah perak seberat rambut yang dicukur. Yang mencukur rambut bayi Ibrahim r.a adalah Abu Hindustan Bayadhi r.a.

Rasulullah saw. bersabda, “Aku menamakan anakku sesuai dengan nama kakeknya, yaitu Ibrahim a.s.”

Ibrahim r.a meninggal dunia ketika ia berumur 16 bulan, yaitu pada bulan Rabiul-Awwal tahun ke-10 Hijriah. Sebagian riwayat menyebutkan bahwa ia meninggal dunia pada umur 18 bulan.

Rasulullah saw. bersabda, “Di Syurga nanti Ibrahim akan dilayani dengan pemberian minuman susu.”

Mengutip dari sumbernya : Kitab Hikayatush Shahabah Fadhoil A’mal.

(Abi)

  • Share