Detik-detik Wafatnya Rasulullah SAW, Terungkap Ternyata Sosok Ini Yang Pertama Kali Menyalatkan Rasulullah SAW

  • Share
Foto : by net

Sandinews.com–Bazzar meriwayatkan berserta sanadnya dari Abdullah bin Mas’ud r.a., ia berkata : “Kami mendapatkan kabar tentang kematian kekasih kita dan nabi kita. Aku rela mengorbankan ayahku dan diriku sendiri sebagai tebusan untuknya, enam hari sebelum wafatnya. Ketika waktu perpisahan itu telah dekat, beliau mengumpulkan kami di rumah ibunda kita, ‘Aisyah rh.a.

Beliau memandang kami, lalu berlinanglah air matanya. Kemudian, beliau bersabda, “Selamat datang bagi kalian. Semoga Allah memberikan umur panjang kepada kalian. Semoga Allah menjaga kalian. Semoga Allah melindungi kalian. Semoga Allah selalu menolong kalian. Semoga Allah meninggikan derajat kalian. Semoga Allah selalu membimbing kalian. Semoga Allah memberikan rezeki kepada kalian. Semoga Allah memberikan taufik kepada kalian. Semoga Allah memberikan keselamatan bagi kalian. Semoga Allah menerima amal-amal kalian.”

“Aku berpesan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah. Aku serahkan kepada Allah mengenai urusan kalian, dan aku serahkan tanggung jawabku mengenai kalian kepada Nya. Sesungguhnya, aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagi kalian. Janganlah kalian menyombongkan diri terhadap Allah mengenai urusan hamba-hambaNya dan negeriNya. Allah telah berfirman kepadaku dan kepada kalian :

تِلْكَ الدَّا رُ الْاٰ خِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِيْنَ لَا يُرِيْدُوْنَ عُلُوًّا فِى الْاَ رْضِ وَلَا فَسَا دًا ۗ وَا لْعَا قِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ

“Negeri akhirat itu Kami jadikan bagi orang-orang yang tidak menyombongkan diri dan tidak berbuat kerusakan di bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Qasas : 83).

Dia juga telah berfirman :
اَلَيْسَ فِيْ جَهَنَّمَ مَثْوًى لِّلْمُتَكَبِّرِيْنَ

” Bukankah Neraka Jahanam itu tempat tinggal bagi orang yang menyombongkan diri?” (QS. Az-Zumar : 60)

Kemudian, beliau bersabda, “Ajal telah dekat, waktu kembali kepada Allah akan tiba, menuju Sidratul-Muntaha, menuju Jannatul-Ma’wa, gelas yang berisi minuman, dan sahabat sejati yang Mahatinggi (Allah).”

Baca Juga  Pria Dan Wanita Ikut Lomba Pecah Balon, Apa Boleh Buya? Simak Jawaban Buya Yahya

Lalu, kami bertanya, “Wahai Rasulullah, siapa yang akan memandikanmu nanti?” Beliau menjawab, “Seorang laki-laki dari kerabatku, utamakan yang terdekat.”

Kami bertanya, “Lalu dengan apa kami akan mengkafanimu?” Beliau bersabda, “Dengan pakaianku ini jika kalian mau, atau dengan satu setel pakaian Yaman atau dengan kain putih dari Mesir,”

Ibnu Mas’ud berkata : Kemudian, kami bertanya, “Siapa diantara kami yang akan menyalatimu?” Lalu, kami menangis, dan beliau pun menangis. Beliau bersabda, “Tunggu, semoga Allah mengampuni kalian. Semoga Allah membalaskan kebaikan kepada kalian atas Nabi kalian ini. Setelah kalian memandikanku dan meletakkanku di atas tempat tidurku di dalam rumahku ini, di sisi makam, keluarlah kalian dari tempatku sesaat. Yang pertama kali akan menyalatiku adalah kekasiku dan teman dudukku Jibril a.s, kemudian Mikail a.s, kemudian Israfil a.s, kemudian malaikat maut Izrail a.s bersama bala tentaranya, kemudian malaikat-malaikat lainnya. Semoga Allah mencurahkan rahmatNya kepada mereka semuanya.”

“Setelah itu, masuklah kalian ke tempatku secara berkelompok. Lalu, ucapkanlah salam kepadaku. Janganlah kalian menggangguku dengan wanita yang menangis, wanita yang menjerit ataupun wanita yang meratap. Hendaklah yang mula-mula menyalatiku adalah para lelaki dari kalangan kerabatku, kemudian setelah itu baru kalian.”

“Sampaikan salam dariku kepada diri kalian sendiri. Kepada saudara-saudaraku yang tidak hadir, sampaikan salam dariku kepada mereka. Bagi orang-orang yang masuk ke dalam agama kalian sepeninggalku, aku persaksikan kepada kalian bahwasanya aku mengucapkan salam kepada mereka, dan kepada setiap orang yang mengikuti agamaku sejak hari ini sampai pada hari kiamat nanti,”

Kami bertanya, “Wahai Rasulullah, siapa diantara kami yang akan memasukkanmu ke dalam makammu?” Beliau bersabda, “Para lelaki dari kalangan kerabatku bersama para malaikat yang jumlahnya banyak—mereka dapat melihat kalian, namun kalian tidak melihat mereka.”

Baca Juga  Sering Berdoa Tapi Belum Terkabul? Mau Tau Resepnya Supaya Doa Jadi Makbul, Baca Kisah Ini

Sumber : Kitab Hayaatush-Shahabah Jilid II. (cr2)

  • Share