Pangdam XXI Radin Inten Jadi Inspektur Upacara Penutupan TMMD Ke 128 Kabupaten Tanggamus

  • Share
Foto : (Teddi)

Sandinews.com–Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128 yang dilaksanakan di Pekon Kalimiring, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus, resmi berakhir.

Upacara penutupan program TMMD digelar di Lapangan Pekon Kalimiring dan dipimpin langsung oleh Pangdam XXI Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kamis (21/5/2026).

Hadir dalam upacara penutupan TMMD ke 128, Aster Kodam XXI, Kolonel Infanteri Ricardo Siregar, Asintel Kodam, Kolonel Infanteri Erwin Agung, Komandan Brigif Marinir, Letkol Mar Yanuar Tri Yulianto.

Turut hadir Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi, Wakil Ketua DPRD Bunyamin, beserta unsur Forkopimda, yakni Kapolres AKBP Rahmad Sujatmiko, Dandim 0424, Letkol Inf. Dwi Djunaidi Mulyono, Kejari Subari Kurniawan, dan Ketua Pengadilan Agama, Ibrahim Lubis.

Nampak pula, Sekdakab, Suadi, Asisten III, Jon Novri, Ketua Tim Penggerak PKK Tanggamus, Siti Mahmudah Saleh, serta Ketua Persit KCK Tanggamus, Tika Dwi Djunaidi Mulyono.

Upacara penutupan ditandai dengan penandatanganan naskah penyerahan hasil pekerjaan dan pelepasan tanda peserta TMMD ke 128.

Dalam laporannya, Dandim 0424 Tanggamus, Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, mengatakan bahwa program TMMD ke 128 berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak tanggal 22 april hingga 21 Mei.

Kata Dandim, TMMD ke-128 difokuskan pada pembangunan fisik dan nonfisik dengan melibatkan 150 personel gabungan. Seluruh program tersebut telah selesai 100 persen sesuai jadwal, dengan hasil pekerjaan sebagai berikut :

Pembangunan fisik :

1. Normalisasi/Pembukaan Badan Jalan Pekon Kalimiring menghubungkan ke Pekon Banjar Masin, Pekon Kandang Besi, dan Kantor Kecamatan Kota Agung Barat dengan panjang 2.570 meter dan lebar 6 meter.

2. Pekerjaan talud dengan panjang 400 meter.

3. Perkerasan jalan dengan sabes sepanjang 1.700 meter, lebar 3 meter, dan tebal 15 cm.

Baca Juga  Bahas Pelantikan, Ketua PD IWO Lampung Kunjungi Kota Metro

4. Pekerjaan rabat beton dengan ukuran panjang 150 meter, lebar 3,5 meter, dan tebal 20 cm.

5. Pekerjaan gorong-gorong buis beton dengan diameter 50 cm dan panjang 5 meter di 5 titik

Pembangunan Non Fisik :

1. Penyuluhan Wawasan Kebangsaan

2. Penyuluhan Budidaya Tanaman Jagung

3. Penyuluhan Peran Dan Fungsi Karang Taruna

4. Penyuluhan Metode kontrasepsi jangka Panjang

5. Penyuluhan Tentang Stunting

6. Penyuluhan Mitigasi Bencana

7. Penyuluhan Mekanisme penerimaan PKH dan Bansos.

8. Penyuluhan Bahaya Narkoba

9. Penyuluhan budidaya hewan ternak dan kesehatan Hewan

10. Penyuluhan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)

11. Pelayanan Administrasi kependudukan

12. Pelayanan Pengobatan gratis

13. Pelayanan KB kesehatan

14. Pelayanan Sunatan Masal

15. Bazar Murah

Sasaran Program Unggulan TNI AD :

1. Sumur Bor 5 titik

2. Ketahanan Pangan

3. Penanaman Pohon

4. Rehab RTLH 5 unit

5. Pembangunan MCK 5 unit

6. Pemberian sembako dan nutrisi kepada warga dlm rangka pencegahan stunting 100 paket sembako

7. Pembersihan Lingkungan

Usai upacara penutupan, Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, mengatakan bahwa program TMMD merupakan program rutin yang dilakukan oleh TNI Angkatan Darat. Program ini bertujuan sebagai sarana pembinaan teritorial untuk mempercepat pembangunan daerah.

Jenderal bintang dua itu berujar, pelaksanaan TMMD merupakan amanat Undang Undang TNI nomor 3 tahun 2025 pasal 7 yang menyebut bahwa salah satu tugas TNI yaitu membantu pemerintah daerah yang salah satu implementasinya melalui program TMMD.

Menurutnya, TMMD bukan hanya sekedar kegiatan pembangunan tahunan, melainkan sebagai wujud nyata dan bentuk kolaboratif kemanunggalan antara TNI, pemerintah dan rakyat dalam membangun wilayah.

“Kemanunggalan ini menjadi kekuatan besar dalam membangun ketahanan wilayah, memperkuat persatuan bangsa serta menciptakan pondasi pertahanan negara yang kokoh,” kata dia.

Baca Juga  Perum Bulog Lampung Gelar GPM di Tanggamus Colour Run 2025

“Saya berharap, hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dijaga, dipelihara, dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Hingga manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang panjang,” tambahnya

Sementara, Bupati Moh Saleh Asnawi memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan TMMD dan berkomitmen untuk melanjutkan berbagai pembangunan yang telah dilakukan oleh TNI.

Ia sendiri berpandangan pada dasarnya keamanan dan pertahanan negara bergantung pada TNI dan masyarakat yang berkolaborasi dengan perannya masing-masing. Menurutnya, hal itu dibuktikan dengan sinergitas antara TNI dan masyarakat membangun jalan. Sebab itu, ia mengimbau agar masyarakat dapat berperan aktif dan tidak hanya berpangku tangan dalam mewujudkan kemanunggalan TNI.

“InsyaAllah, angkatan bersenjata tidak keberatan untuk melanjutkannya. Karena pada dasarnya antara masyarakat dengan ABRI adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan dengan masing-masing hak dan kewajiban,” ujarnya. (Teddy)

  • Share