Sandinews.com–Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Kotaagung Barat mengucapkan Dirgahayu Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 80 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025.
“Selamat HUT ke-80 PGRI! Semangat mendidik para guru selalu menjadi pelita bagi bangsa,”
Ketua K3S Kotaagung Barat, Haris Sultoni S.Pd, mengatakan bahwa PGRI memiliki peranan penting dalam memperjuangkan kesejahteraan dan martabat guru.
Tidak hanya itu, PGRI juga memiliki andil dalam memajukan kualitas pendidikan nasional dan mewujudkan cita-cita bangsa.
Haris sendiri memaknai hari guru sebagai momentum untuk menghargai dan mengapresiasi peran vital guru dalam pendidikan dan pembangunan karakter bangsa.
Dia bilang, salah satu faktor lahirnya para tokoh besar karena adanya peranan guru yang dengan sabar mendedikasikan diri didalam dunia pendidikan.
Senin kemarin (24/11/2025), PGRI menggelar menggelar puncak peringatan HUT PGRI ke 80 dan HGN tingkat kabupaten di SMA Negeri 2, Kotaagung.
Dalam acara itu, hadir Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Bunda Guru Tanggamus, Siti Mahmudah, Wakil Ketua TP PKK, Yeni Agus Suranto.
Selain itu, nampak pula Ketua Komisi IV DPRD Tanggamus, Romzi Edi, Plt Kadis Pendidikan, Rakhman Husin, Plt Kaban BKPSDM, Afrida Susanti, Camat Kotaagung, Adi Putra, Ketua PGRI Tanggamus, Hari Purnomo beserta jajaran pengurus PGRI setempat.
Usai acara, Ketua PGRI Tanggamus, Hari Purnomo, mengatakan PGRI berdiri sejak tanggal 25 November 1945 berdasarkan semangat persatuan para guru.
Waktu itu, kata Hari, PGRI menjadi pelopor
peleburan organisasi-organisasi yang sebelumnya sempat terpecah belah dengan sebagiannya berada di bawah pengaruh pemerintahan Kolonial Belanda.
Pada abad ke-21, lanjutnya, dewan guru diharuskan untuk terus berinovasi, belajar sepanjang hayat, berkolaborasi lintas bidang serta memiliki pola pikir bertumbuh mindset yang terbuka.
“Terima kasih kepada bapak ibu dewan guru pendidik dan tenaga pendidikan yang tetap teguh mengabdikan dirinya untuk mengabdikan dirinya di sekolah negeri maupun swasta,”
“Karena dedikasi bapak ibu merupakan sebuah proses pembelajaran dan pendidikan terus berlangsung dalam berbagai situasi,” ujar Hari. (Society/Teddy)












