Sandinews.com–Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tanggamus menyatakan dari total 299 pekon di wilayah kerjanya terdapat sebanyak 167 pekon sampai saat ini belum menerima salur Dana Desa tahap II.
Menurut Analis Keuangan DPMD, Nur Kholik, dari jumlah pekon yang belum salur itu, sebanyak 83 pekon tinggal menunggu penyaluran karena sudah mendapat nota dinas (nodis) pencairan Dana Desa (DD) tahap II.
Sedangkan 84 pekon lainnya, kata Kholik, sampai saat ini masih belum menyampaikan persyaratan salur.
“Dari 299 pekon, total yang sudah menerima penyaluran DD tahap II sebanyak 132 pekon,”
“Belum salur sebanyak 167 pekon. Dari jumlah ini, 84 pekon belum menyerahkan syarat penyaluran DD tahap II. Sementara 83 pekon tinggal menunggu penyaluran,” katanya mewakili Kadis DPMD, Arpin, Sabtu (18/102025).
Dijelaskan Kholik, kendati 83 pekon itu sudah mendapat nota dinas, namun sampai saat ini semuanya masih belum menerima salur DD tahap II.
Alasannya, kata dia, karena Aplikasi OM-SPAN (Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara) yang digunakan untuk memantau transaksi penyaluran DD sedang dalam perbaikan.
Akibat hal itu, sehingga proses salur menjadi tersendat. Dia sendiri mengaku belum tahu pasti kapan aplikasi tersebut bisa normal kembali.
“Belum tahu kapan normalnya karena aplikasi OM-SPAN masih belum selesai diperbaiki. Terakhir, pekon menerima salur DD tahap II September kemarin,”
“Sampai sekarang belum ada yang salur DD tahap II karena aplikasinya belum berfungsi,” terangnya. (Denny)











