Sandinews.com–Bunda PAUD Tanggamus, Hj Siti Mahmudah Saleh, didampingi Ketua Kelompok Kerja Bunda PAUD, Yeni Verawati Suranto, menghadiri dan membuka secara resmi Gebyar PAUD tingkat kabupaten yang bertempat di Gedung Olahraga Tanggamus, Selasa (2/6/2026).
Hadir dalam acara tersebut, Asisten I Setdakab Tanggamus, Ruli Runa Yuda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Victor Libradi, Kadis Perhubungan, Sabar Sitanggang, Kadis Pemberdayaan Perempuan, Luberto Fabioca, Camat Kotaagung, Adi Putra, beserta Bunda PAUD Kecamatan se- Kabupaten Tanggamus.
Berdasarkan data yang diterima dari Bidang PAUD Disdikbud Tanggamus, Gebyar PAUD berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh 1.000 peserta dari jenjang PAUD dan TK. Dalam acara ini, panitia penyelenggara mengadakan berbagai permainan edukatif, seperti mengikat tali sepatu, kata berantai, estafet kata dan benda, serta mewarnai.
Kepala Disdikbud Tanggamus, Victor Libradi, mengatakan tujuan diselenggarakannya acara ini guna mendukung terwujudnya PAUD yang berkualitas sebagai fondasi menuju Generasi Emas Indonesia Tahun 2045, serta untuk mengembangkan kreativitas, bakat, minat, dan karakter anak usia dini.
Kepada Bunda PAUD, Victor melaporkan bahwa layanan pendidikan PAUD saat ini telah menjangkau hampir seluruh kecamatan dan pekon di Kabupaten Tanggamus.
Pada tahun 2026, ujarnya, terdapat 501 satuan PAUD yang aktif beroperasi di Kabupaten Tanggamus, terdiri atas 7 satuan negeri dan 494 satuan swasta. Berdasarkan jenis layanannya, satuan PAUD tersebut meliputi 150 Taman Kanak-Kanak (TK), 317 Kelompok Bermain, 24 Satuan PAUD Sejenis (SPS), dan 3 Taman Penitipan Anak (TPA).
Kata Victor, penyelenggaraan layanan ini didukung oleh 1.925 guru dan tenaga kependidikan yang melayani 16.178 peserta didik yang tersebar di berbagai satuan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tanggamus.
“Data tersebut menunjukkan bahwa PAUD di Kabupaten Tanggamus terus berkembang dan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter,
sehat, cerdas, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” kata Victor.
Sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan layanan PAUD, ia menyebut Pemkab Tanggamus pada tahun ini telah memberikan insentif kepada 1.395 pendidik PAUD sebesar Rp450.000 per orang.
Menurutnya, hal ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para guru PAUD dalam mendidik generasi masa depan daerah.
“Anak-anak yang hadir pada hari ini adalah generasi penerus Kabupaten Tanggamus. Apa yang kita lakukan untuk mereka hari ini akan menjadi investasi penting bagi kemajuan daerah dan bangsa di masa yang akan datang,” ujarnya.
“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, organisasi mitra, dunia usaha, hingga orang tua, untuk terus
bersinergi menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, aman, dan menyenangkan bagi seluruh anak di Kabupaten Tanggamus,”tandasnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Tanggamus, Siti Mahmudah Saleh, dalam sambutannya mengatakan bahwa figur guru PAUD dan TK adalah pondasi pertama bagi anak-anak setelah orang tua.
Menurutnya, usia dini adalah fondasi emas bagi tumbuh kembang karakter, mental, dan kecerdasan anak-anak. Oleh sebab itu, dirinya berpesan, kepedulian yang tulus dan ikhlas terhadap pendidikan anak usia dini ini merupakan investasi luar biasa untuk masa depan bangsa.
“Mari kita peduli PAUD dengan tulus dan ikhlas, dengan pendidikan yang dimulai dengan keikhlasan akan melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak dan budi pekerti yang luhur,” ucapnya. (Teddy)












