Sandinews.com–Pemerintah Kabupaten Tanggamus menggelar upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Tanggamus ke 29 di Lapangan Merdeka, Kotaagung, Senin (30/3/2026).
Bupati Tanggamus, Moh Saleh Asnawi, hadir langsung sebagai inspektur upacara. Wakil Bupati, Agus Suranto, Forkopimda, pejabat eksekutif dan legislatif, Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala pekon dan pelajar menjadi pesertanya. Turut serta Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK, Hj. Siti Mahmudah Saleh dan Yeni Verawati Agus.
Upacara HUT Tanggamus ke-29 diawali dengan pertunjukan Marching Band dari pelajar SMP Negeri 1 Kotaagung yang membawakan lagu Selamat Ulang Tahun dari grup musik Jamrud, dan lagu Mars Tanggamus karya HMK. Prayitno.
Penampilan Rahma Zulaikha sebagai Gitapati, Dinda Ranggadevi Pramudita sebagai Mayoret I, Afika Zahira sebagai Mayoret II, dan Auwalia sebagai Mayoret III, berhasil memukau peserta dan tamu undangan yang hadir dalam upacara HUT Tanggamus.
Dalam upacara ini, Bupati Jalan Lurus menganugerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada 40 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun.
Tiga diantaranya dilakukan secara simbolis :
1. Lencana Karya Satya 30 tahun diberikan kepada Armiati, Guru Ahli Madya SDN 2 Tekad Kecamatan Pulau Panggung.
2. Lencana Karya Satya 20 Tahun diberikan kepada Ahmad Ngalim Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus.
3. Lencana Karya Satya 10 Tahun diberikan kepada Hendra Fery Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Tanggamus
Selain itu, bupati juga memberikan penghargaan kepada 3 tokoh yang telah berjasa bagi Kabupaten Tanggamus :
1. Almarhum Danial Taufik sebagai pencipta lomba logo Kabupaten Tanggamus.
2. H. M.K. Prayitno sebagai pencipta Mars Tanggamus.
3. Hendra Fery sebagai penyempurna desain lambang / logo Kabupaten Tanggamus sekaligus inisiator menginisiasi yang mempopulerkan kata “Tabik Pun” dan memperkenalkan motif belah ketupat Kabupaten Tanggamus.
Dalam amanatnya, Saleh mengatakan peringatan HUT Kabupaten Tanggamus ke-29 merupakan tahun kedua masa jabatannya sebagai Bupati Tanggamus Masa Bhakti 2025-2030.
Dia menuturkan, tahun pertama adalah masa konsolidasi dan penataan. Sedangkan tahun kedua menjadi tahun akselerasi dan hasil nyata yang akan dirasakan oleh masyarakat.
“Tahun pertama adalah tahun membangun pondasi yang kuat agar di tahun-tahun berikutnya dapat berlari lebih cepat”, ujarnya.
Saleh mengungkapkan, dalam upaya mencapai visi pembangunan periode 2025-2030 masih banyak PR yang harus dikerjakan. Diantaranya menekan angka kemiskinan di bawah 10 persen, perbaikan infrastruktur jalan rusak berat dan rusak ringan diatas 50 persen.
Menurut dia, pembangunan daerah tidak terlepas dari sebuah perencanaan ditahun sebelumnya, yang wajib selaras dengan perencanaan jangka panjang, menengah dan rencana tahunan.
Selainitu, program daerah harus bersinergi dengan program prioritas pemerintah provinsi dan pusat, serta memperhatikan kondisi anggaran dan fiskal yang tersedia.
“Pembangunan di daerah tidak dimulai dari nol setiap tahun, pembangunan daerah harus memastikan kesinambungan program setiap tahunnya. Undang-undang dan peraturan yang ada men-syaratkan kita untuk mengikuti dan mempedomani-nya,” kata Saleh.
Saleh menilai, Kabupaten Tanggamus masih menghadapi sejumlah persoalan strategis yang tidak bisa di abaikan. Mulai dari kualitas sumber daya manusia, infrastruktur, pendidikan, kesehatan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih kuat.
“UMKM kita banyak yang belum naik kelas, produk pertanian, perkebunan dan perikanan kita banyak dijual dalam bentuk mentah,” kata dia.
Meski dengan segala keterbatasan yang ada, Saleh mengatakan dibawah satu tahun kepemimpinannya Kabupaten Tanggamus juga memiliki keberhasilan dan prestasi yang diterima dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi selama satu tahun kepemimpinannya, yakni :
Kabupaten Tanggamus menjadi Juara Umum Lomba MTQ se-Provinsi Lampung tahun 2025.
Kabupaten Sangat Inovatif pada Lomba Inovative Government Award oleh Kemendagri.
Penghargaan Inovasi Membangun Negeri Tahun 2025 dari TV Nasional (TV-One).
Pertumbuhan Ekonomi meningkat dari 4,01%, menjadi 4,52 %.
PDRB perkapita naik dari 31,6 juta rupiah menjadi 33,05 juta rupiah.
People of the Year 2025 Kategori Pembina Masyarakat Desa Sejahtera dari Metro TV.
Angka Kemiskinan Turun, menjadi 10,1 persen, dari 10,28 persen.
“Keberhasilan dan prestasi ini merupakan hasil dari kontribusi, kerja keras dan kerja nyata dari seluruh komponen warga masyarakat, termasuk para anggota DPRD, Forkopimda, ASN dan pejabat publik, TNI/Polri, serta partai politik,” pungkasnya. (Teddi)












