Ketua Satgas Jalan Lurus Bantah Ditegur Keras Bupati Tanggamus : Bukan Teguran, Dia Menanyakan Sebaran yang Sudah Heboh

  • Share
Foto : (Teddi)

Sandinews.com–Ketua Satgas Jalan Lurus, Herwan Rozali, membantah mendapat teguran keras dari Bupati Tanggamus, Moh Saleh Asnawi, terkait adanya kegiatan pelatihan pra seleksi IM Japan.

Menurut Herwan, Saleh hanya sekadar bertanya kepadanya mengenai beredarnya surat berkop Dinas Tenaga Kerja Tanggamus dan Satgas Jalan Lurus yang berisi tentang rincian biaya pelatihan pra seleksi yang sudah membuat heboh masyarakat.

“Bukan teguran, dia (Bupati Saleh Asnawi) menanyakan bahwa ada sebaran yang sudah heboh, disitu menyatakan ada tanda tangan saya. Saya merasa tidak pernah tanda tangan disitu,” kata Herwan, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Tanggamus, Darma Saputra, Jum’at (6/2/2026).

Herwan sendiri membenarkan bahwa kegiatan pelatihan pra seleksi IM Japan memang diselenggarakan oleh anggota Satgas Jalan Lurus bernama Aris.

Hanya saja, dia menyebut Aris dalam melaksanakan kegiatannya tidak disertai koordinasi sehingga menyebabkan polemik ditengah masyarakat.

“Aris ini memiliki Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) sendiri. Dia punya inisiatif bagaimana caranya pendaftar, baik dari Disnaker maupun Satgas Jalan Lurus ketika tes semua bisa lulus. Tanpa bimbingan dan pembekalan 99 persen itu bisa gagal,” ujarnya.

Meski telah memicu kehebohan ditengah masyarakat, dirinya mengatakan tidak akan memberikan sanksi apa pun kepada Aris.

Kata Herwan, kegiatan yang dilakukan oleh anggotanya itu semata-mata bertujuan untuk kelulusan peserta.

“Saya sampaikan apapun yang terjadi dengan anggota saya, saya sebagai ketua bertanggung jawab,”

“Ketika permasalahan itu mencuat langsung kita panggil dan saya perintahkan surat itu langsung ditarik,” pungkasnya.

Sementara, Kadis Tenaga Kerja Tanggamus, Darma Saputra, menegaskan surat yang berisi rincian biaya pelatihan pra seleksi IM Japan dengan menggunakan kop instansinya bukan diterbitkan oleh Disnaker Tanggamus.

Kata Darma, kop Disnaker tidak sama seperti yang tertera dalam surat tersebut. Ditambah, surat itu tidak diteken oleh pejabat Disnaker.

Baca Juga  PN Kotaagung Tolak Permohonan Praperadilan dr. Merry Yosefa, Adi Fakhrudin : Putusan Hakim Menegaskan Tim Penyidik Kejari Profesional dan Cermat

“Yang pasti, kop Dinas Tenaga Kerja tidak seperti itu. Tidak ada yang menggunakan kata dan Satgas Jalan Lurus. Yang kedua, disitu juga menyampaikan informasi tanpa ada tanda tangan kami. Artinya, itu bukan dari kami dan tidak berkordinasi dengan kami,” ujar Darma.

Mengonfirmasi pernyataan Saleh sebelumnya, Dharma mengatakan tidak ada kegiatan pra seleksi dalam proses seleksi IM Japan yang diselenggarakan oleh Disnaker.

Selain itu, dirinya juga menegaskan bahwa pendaftaran magang IM Japan sama sekali tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

“Selama tahapan Disnaker tidak memungut biaya sepeserpun. Adapun peserta yang memilki inisiatif untuk melakukan pelatihan dan kursus lain sebagainya, peserta itu sendiri yang akan mencari solusinya,” jelas Darma.

Kendati nama instansinya dicatut tanpa izin, Dharma mengaku tidak akan melakukan tindakan apapun. Terlebih, sudah ada permintaan maaf dari Satgas Jalan Lurus.

“Disnaker tidak akan mengambil tindakan, karna sama sekali tidak ada alasan untuk mengambil tindakan. Lagipula dari Satgas Jalan Lurus sudah ada permintaan maaf,” ujarnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat atas nama Disnaker Tanggamus tidak pernah meminta adanya pungutan seperti itu,” tandasnya. (Teddy)

  • Share