Menghadapi Nataru 2025 – 2026 Kapolri Turunkan 146.701 Personel Gabungan

  • Share
Foto : Kapolri, Jendral Sigit Listyo Prabowo (ist)

Sandinews.com-  Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral terkait kesiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat menghadapi perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Hal itu dilakukan guna memastikan pengamanan dan pelayanan menjelang Nataru.

Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo, mengatakan dalam melaksanakan Operasi Lilin 2025 Polri akan bersinergi dengan TNI, kementerian/lembaga, dan pihak terkait lainnya.

Dia bilang, operasi lilin 2025 akan digelar selama 14 hari, mulai dari 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

“Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan, 77.637 dari personel Polri, kemudian 13.775 dari personel TNI dan 55.289 dari seluruh stakeholder terkait”,

“Mulai dari Pol PP, Perhubungan, Linmas, Dinkes, Pramuka, Senkom, Pertamina, Ormas, Orari, Basarnas, Jasa Raharja, PLN, ASDP/APDEL dan Organda, Angkasa Pura, Pelindo, Damkar dan tentunya seluruh kementerian terkait,” kata Sigit saat memberikan sambutan di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).

Adapun yang menjadi objek pengamanan, Sigit bilang, pada tahun ini berjumlah 44.436 objek, yang terdiri terdiri dari gereja, pusat belanja, terminal, stasiun kereta api, pelabuhan, bandara, objek wisata dan objek perayaan.

Selain itu, terdapat 763 pos pelayanan yang ada di wilayah-wilayah arteri, khususnya bagi para pengguna jalan yang melaksanakan mudik atau balik.

“Termasuk juga ada layanan kesehatan, kemudian kegiatan tekayasa yang dibutuhkan apabila memang terjadi peristiwa-peristiwa yang membutuhkan rekayasa”,

“Kemudian yang paling penting adalah terdapat 333 pos terpadu. Ini adalah tempat pusat komando dan kendali operasi yang melibatkan seluruh stakeholder terkait,” terang Sigit.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga meminta kepada seluruh jajaran dan stakeholder untuk terus memantau ramalan cuaca dan imbauan dari BMKG.

Rapat lintas sektoral ini juga membahas soal kesiapan penerapan rekayasa lalu lintas saat arus mudik dan balik Nataru.

“Untuk itu, Polri sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mencegah terjadinya kemacetan arus lalin”, pungkasnya. (Rls)

  • Share