Sandinews.com–Tingginya intensitas curah hujan sejak Kamis kemarin (28/8/2025), membuat air Sungai Way Belu meluapndan menerjang tanggul yang ada di Pedukuhan Kampung Bayur, Pekon Negara Batin, Kecamatan Kotaagung Barat, Kabupaten Tanggamus.
Alhasil 22 rumah yang berada di Dusun 6, Kampung Bayur terendam air setinggi 1 meter. Areal persawahan yang mulai memasuki masa tanam pun turut ikut terdampak banjir.
Tidak sampai disitu, banjir juga menyebabkan normalisasi aliran sungai yang sempat dilakukan di Pedukuhan Penengahan 1, tempat bertemunya aliran Sungai Way Belu, dan Sungai Way Awi, turut mendapat imbasnya.
“Sebelumnya, Pemerintah Daerah melalui BPBD sudah melakukan normalisasi dan mengembalikan jalur sungai, sehingga air way Belu tidak langsung menabrak tanggul yang berbatasan langsung dengan pemukiman warga,”
“Namun, kondisi sungai yang dinormalisasi sudah rata kembali,” kata Kepala Pekon Negara Batin, Mirza YB, Jum’at (29/8/2025).
Sebagai Kepala Pekon, Mirza mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada Pemda atas direstuinya permintaan Bronjong di dua titik rawan.
Namun, melihat kondisi terkini dari sungai way Belu, dia bilang, pemberonjongan yang akan dilakukan bakal sia-sia apabila tidak dilakukan normalisasi ulang kembali.
Menurut dia, terdapat beberapa titik rawan banjir, diantaranya di Pedukuhan Penengahan 1, dan di Pedukuhan Kampung Bayur.
“Kami berharap sebelum 2 titik ini di Bronjong, lebih dahulu dilakukan normalisasi. Sehingga air tidak langsung bertabrakan dengan tanggul yang membuat tanggul bertahan lebih lama,” ujarnya.
Melihat banyaknya bencana alam yang terjadi di Tanggamus, Mirza mengaku prihatin. Dia pun paham perhatian pemkab akan terbagi dengan kecamatan lain.
Meski begitu, dirinya tetap menaruh harapan agar pemkab dapat melakukan normalisasi sebelum pemasangan Bronjong.
“Banjir tahun ini merupakan yang terparah dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Terhitung sejak 29 Juli hingga 28 Agustus 2025, Pekon Negara Batin sudah mengalami banjir 3 kali,” ungkapnya.
“Jika berbicara dampak, ada 3 Pedukuhan yang paling terken yaitu Pedukuhan Sinar Maju, Sukajadi dan Kampung Bayur,” tambahnya.
“Yang terparah di Pedukuhan Kampung Bayur, karena tanggul yang jebol langsung mengarah ke perkampungan sekitar”, pungkasnya. (Teddy/Odo)












