Sandinews.com–Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanggamus, Rakhman Husin, sepakat dengan gagasan Wakil Ketua DPRD Tanggamus, Irwandi Suralaga, soal pelaksanaan study tour dalam daerah.
Menurut Rakhman, daripada menghabiskan banyak biaya untuk berkarya wisata keluar daerah, lebih baik kegiatan tersebut dilakukan didalam daerah. Toh, dia menyebut, destinasi wisata di Kabupaten Tanggamus, tidak kalah mentereng dengan lokawisata yang ada diluaran sana.
“Kita harus cinta dengan budaya daerah sendiri. Apalagi, potensi wisata di Tanggamus ini kan komplit. Semuanya ada. Mau wisata macam apapun ada. Karena itu, kami sarankan agar sekolah melaksanakan study tour di daerah saja,” kata Rakhman Husin, Senin (12/5/2025).
Rakhman sendiri mengaku setengah setuju dengan pelaksanaan study tour. Dia bilang, kalau hanya sekedar untuk mengisi perpisahan sekolah, banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan sebagai alternatif pengganti study tour.
Pihak sekolah, ujar Rakhman, bisa menyelenggarakan berbagai kegiatan menarik yang bisa membuat terkesan para siswa. Misalnya, pertunjukan pentas seni, perlombaan olahraga, dan kegiatan yang bersifat edukasi lainnya.
“Kalau mau gelar study tour kan pake biaya. Daripada itu, mending buat acara sendiri di sekolah. Kan, banyak kegiatan-kegiatan positif yang bisa dilakukan dan lebih bermanfaat daripada study tour yang pake biaya. Tapi, ini pribadi saya loh ya,” ujarnya.
Dirinya juga mengaku setuju dengan usulan Irwandi, mengenai berwisata religi ke Masjid Agung Nurul Faizin, bagi siswa didik.
Ia menilai, banyak manfaat yang akan dirasakan para pelajar apabila diajak mendatangi Masjid Agung. Selain untuk mengenalkan budaya daerah, manfaat lainnya ialah untuk membentuk karakter Islami terhadap anak didik.
“Kalau anak didik kita dibawa berwisata religi ke Masjid Agung Nurul Faizin, anak didik akan mengetahui tempat-tempat religi yang ada di Tanggamus. Karakter Islami mereka juga akan terbentuk. Dengan begitu, mereka akan mengenal waktu-waktu sholat. Dan, mereka akan terbiasa untuk ikut dalam pengajian keagamaan,” ujarnya.
Rakhman menyebut telah memberikan imbauan terhadap Satuan Pelaksana Layanan Pendidikan (SPLP) dan dewan guru setempat, agar membawa anak didik mereka memakmurkan Masjid Agung Nurul Faizin.
Dia bilang, setiap melakukan kunjungan ke sekolah selalu rutin memberikan imbauan tersebut.
“Sudah kita lakukan imbauan agar mereka dapat meluangkan waktu untuk memakmurkan Masjid Agung Nurul Faizin. Setiap kami berkunjung ke sekolah, tidak pernah bosan selalu kami sampaikan hal itu,” tandas Rakhman. (Denny)












