Niat Bikin Acara Diskusi Publik, Tiga OKP Ngadep Wakil Bupati Tanggamus

  • Share
Foto: Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto. (Teddy)

Sandinews.com–Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, pada Kamis (1/10/2026) menerima audiensi tiga organisasi kepemudaan di ruang rapatnya.

Ketiganya adalah Gerakan Pemuda Nusantara (GPN), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanggamus dan Serikat Mahasiswa Tanggamus (Simanta).

Dalam audiensi tersebut, Ketua GPN Agung Saputra mengatakan bahwa mereka berencana menggelar diskusi publik pada 14 Oktober mendatang. Langkah ini untuk merespons

adanya beberapa oknum yang kerap melayangkan kritik tanpa data di media sosial.

Oleh karena itu, mereka datang meminta dukungan, saran, serta arahan pemkab terkait pelaksanaan diskusi publik tersebut.

“Kalau di nasional ada ILC (Indonesia Lawyers Club), kalau di daerah ada Djongik (program yang digagas Diskominfo Tanggamus). Kalau memang cocoknya pake ILC, boleh juga. Tapi yang jelas, apa pun kami ikut arahan saja,” ujarnya.

Menanggapi niat ketiga organisasi tersebut yang mau buat acara macam Indonesia Lawyers Club, Kepala Dinas Kominfo Suhartono mengatakan siap memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan.

Adapun bentuk support yang akan diberikan Diskominfo yaitu berupa pembuatan banner sosialisasi, peminjaman layar LCD, publikasi ke media, serta penyediaan fasilitas live streaming agar masyarakat luas dapat ikut menyaksikan.

Sementara, Wakil Bupati Agus Suranto menyatakan dukungannya terhadap ide kreatif dan inisiatif organisasi kepemudaan untuk menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Sebagai pelayan masyarakat, ia menegaskan bahwa pemerintah siap membuka ruang diskusi publik dan tidak anti terhadap kritik.

Namun, ia meluruskan bahwa kepemimpinan Pasangan Jalan Lurus baru berjalan selama 20 bulan dan belum genap dua tahun.

Oleh karena itu, Agus meminta mereka untukĀ mengoreksi masa kepemimpinan dalam diskusi publik guna mencegah terjadinya persepsi negatif masyarakat.

“Apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus selama 20 bulan ini. Kalau 2 tahun, nanti dikira sudah dua kali belanja APBD. Padahal baru satu kali belanja dan ini sedang akan dibelanjakan lagi,” kata Agus.

Baca Juga  PP Dewan Masjid Indonesia Minta Ummat Islam Shalat Ghaib Untuk Ismail Haniyeh Serentak Hari ini

“Rencana yang akan kita lakukan di APBD 2026 sangat bisa diketahui oleh siapa pun. Itu kan uang kita bersama yang sebagian sudah dibelanjakan, sebagian besar belum. Apalagi yang kaitannya dengan infrastruktur. Sehingga kalimat itu menjadi pertimbangan dalam kita berdiskusi,” tambahnya.

Mengenai konsep diskusi publik, ia tidak mempermasalahkan bentuk ataupun lokasinya. Menurutnya, hal terpenting adalah adanya kesamaan cita-cita untuk membangun Kabupaten Tanggamus ke depan.

“Cita-cita kita sama. Tujuan kita sama. Bagaimana Kabupaten Tanggamus yang kita cintai ini bisa terus tumbuh secara sehat,” pungkasnya. (Teddy)

  • Share