Kunjungi Kemensos dan BP Taskin, Pemkab Tanggamus Berpotensi Banjir Bansos

  • Share
Foto : Bupati Tanggamus, Moh Saleh Asnawi bersama Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, beserta jajaran Pemkab. (Ist)

Sandinews.com–Pemerintah Kabupaten Tanggamus pada tahun ini dan tahun 2027 mendatang berpeluang mendapat banyak program bantuan pengentasan kemiskinan dari pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Tanggamus, Hardasyah, usai mendampingi Bupati Moh Saleh Asnawi, melakukan kunjungan ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Kamis (11/6/2026).

“Alhamdulillah, kita dapat tanggapan yang luar biasa dari sana. Jadi, Tanggamus ini kemungkinan akan banyak turun kegiatan-kegiatan. Pak Bupati mengharapkan program terpadu untuk mengentaskan kemiskinan dapat cepat tersalurkan,” kata Hardasyah.

Dalam kunjungan ke BP Taskin, ia menyebut Saleh Asnawi beserta jajaran pemerintahan Jalan Lurus bertemu langsung dengan Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko.

Di sana, orang nomor satu di Bumi Begawi Jejama berkoordinasi mengenai berbagai rencana pengentasan kemiskinan lintas sektoral, mulai dari bidang kesehatan, perikanan, pendidikan, dan pertanian, hingga sosial kemasyarakatan.

Untuk sektor kesehatan, kata Hardasyah, dari berbagai program prioritas yang diusulkan, salah satunya adalah mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan warga yang nonaktif.

Selanjutnya, dari sektor perikanan, Pemkab menyampaikan kepada Budiman bahwa letak geografis Kabupaten Tanggamus sebagai daerah pesisir memiliki potensi sekaligus tantangan. Potensi positifnya meliputi pengembangan destinasi wisata bahari, kawasan tambak, dan pelabuhan. Sebaliknya, tantangan yang dihadapi berupa tingginya angka kemiskinan di kalangan masyarakat pesisir.

Adapun prioritas utama Dinas Sosial yang disampaikan ke BP Taskin adalah pemberdayaan masyarakat agar mandiri secara ekonomi dan memiliki usaha sendiri.

Ia mengatakan hal yang sama juga dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Pertanian, yang masing-masing menyampaikan usulan program prioritas dalam rangka pengentasan kemiskinan.

“Hasil pertemuan itu, permintaan Tanggamus akan ditindaklanjuti. Kita diminta untuk melengkapi permohonannya, seperti proposal yang sudah diajukan untuk tahun 2027, mereka akan berusaha di tahun 2026 ini ada yang akan masuk di Kabupaten Tanggamus,” ujarnya.

Baca Juga  Ada Apa? Musda VI DPD Golkar Tanggamus Mendadak Berubah Jadi Kegiatan Gelam dan Temu Kader

“BP Taskin akan merekomendasikan usulan-usulan Kabupaten Tanggamus yang melibatkan beberapa OPD yang terlibat langsung dalam pengentasan kemiskinan ke departemen-departemen kementerian,” sambungnya.

Sementara itu, di Kemensos RI, Bupati Jalan Lurus beserta rombongan menyampaikan proposal permohonan program, yang meliputi:

1. Program Desa Tangguh Bencana dan Lumbung Sosial.
2. Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) atau Usaha Ekonomi Produktif (UEP).
3. Penambahan kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
4. Bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST).
5. Bantuan Kegiatan Keserasian Sosial dan Kearifan Lokal.

Menurut Hardasyah, tanggapan dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kementerian Sosial RI sangat positif setelah menerima pengajuan proposal dari Pemkab.

Dia bilang, PSKBA Kemensos akan segera mempelajari secara detail permohonan tersebut, karena dinilai sebagai langkah positif untuk pengentasan kemiskinan dan penanggulangan bencana di Kabupaten Tanggamus.

“Selanjutnya dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Tangamus yang akan dipimpin langsung oleh Bapak Bupati akan mengajukan permohonan audiensi langsung dangan Mentri Sosial, Gus Ipul, untuk menindaklanjuti usulan yang telah diajukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus,” pungkasnya. (Denny)

  • Share